Tahapan pada bagan Teori Elaborasi di atas:
1. Gambaran Umum (Epitome)
Tahap pertama memberikan kerangka besar atau overview
tentang topik yang dipelajari. Peserta didik diberi pemahaman paling sederhana
dan menyeluruh agar memiliki peta konseptual sebelum masuk ke detail.
- Contoh:
dalam biologi, guru menjelaskan secara ringkas apa itu ekosistem dan
komponen utamanya.
2. Elaborasi
Pada tahap ini, kerangka besar yang sudah diperoleh mulai
diperluas. Konsep utama dijabarkan lebih dalam dengan menambahkan informasi
baru yang relevan.
- Contoh:
setelah tahu ekosistem, siswa mulai mempelajari jenis ekosistem (darat,
air, buatan).
3. Detail
Tahapan masuk ke rincian atau kompleksitas yang lebih
tinggi. Peserta didik dibawa mempelajari subkonsep, aturan, atau prosedur yang
lebih spesifik.
- Contoh:
dalam ekosistem darat, dipelajari lagi detail rantai makanan, siklus
energi, hingga contoh spesifik di hutan hujan tropis.
4. Rangkuman (Summarizer)
Setiap selesai elaborasi dan detail, dibuat ringkasan agar
siswa tidak kehilangan arah. Rangkuman membantu memperkuat ingatan, mengulang
konsep penting, serta memantapkan struktur pengetahuan.
- Contoh:
guru menyimpulkan bahwa ekosistem terdiri dari komponen biotik, abiotik,
dan interaksi di antara keduanya.
5. Sintesis (Synthesizer)
Tahap terakhir menghubungkan berbagai detail dan konsep agar
siswa melihat keterkaitannya secara menyeluruh. Sintesis membuat pengetahuan
lebih utuh dan siap diaplikasikan.
- Contoh:
siswa diajak membuat proyek sederhana seperti menganalisis ekosistem di
lingkungan sekitar, lalu menyimpulkan pola interaksi yang mereka temukan.
Jadi, alurnya: dari gambaran
umum → diperluas → masuk detail → dirangkum → dihubungkan kembali secara utuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan