Kamis, 02 Oktober 2025

Tahap Elaborasi dalam Pembelajaran


Tahap Elaborasi dalam Pembelajaran sesuai prinsip teori elaborasi Charles Reigeluth :

📘 Tahap Elaborasi dalam Pembelajaran

1. Penyajian Gambaran Umum (Epitome)

  • Guru memberikan kerangka besar/topik utama secara sederhana.
  • Tujuannya agar siswa punya peta konsep awal sebelum masuk detail.
  • Contoh: “Ekosistem adalah hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.”

2. Elaborasi

  • Guru memperluas gambaran umum dengan subkonsep atau kategori.
  • Menambahkan contoh yang relevan dan dekat dengan kehidupan siswa.
  • Contoh: menjelaskan jenis ekosistem (darat, air, buatan).

3. Detail

  • Guru masuk ke rincian teknis, aturan, prosedur, atau konsep mendalam.
  • Tahap ini menuntut penjelasan sistematis, latihan soal, atau eksplorasi lebih lanjut.
  • Contoh: menjelaskan rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan daur biogeokimia dalam ekosistem.

4. Rangkuman (Summarizer)

  • Guru menegaskan kembali poin-poin utama.
  • Berfungsi memperkuat ingatan dan menata struktur pengetahuan.
  • Contoh: “Ekosistem memiliki komponen biotik dan abiotik, berinteraksi melalui aliran energi dan daur zat.”

5. Sintesis (Synthesizer)

  • Guru menghubungkan semua detail ke dalam kerangka utuh.
  • Dihubungkan dengan konteks nyata atau aplikasi praktis.
  • Contoh: siswa diminta menganalisis ekosistem di lingkungan sekitar dan membuat laporan.
  • CONTOH TAHAP ELABORASI DALAM PEMBELAJARAN

    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

    Satuan Pendidikan : SMA Negeri …
    Mata Pelajaran : Biologi
    Kelas/Semester : X / Genap
    Topik : Ekosistem
    Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

    A. Kompetensi Dasar (KD)

    1. Mengidentifikasi komponen ekosistem dan interaksi antar komponen.
    2. Menganalisis aliran energi dan daur materi dalam ekosistem.

    B. Tujuan Pembelajaran

    Melalui pembelajaran elaboratif, siswa dapat:

    • Menyebutkan komponen ekosistem secara umum.
    • Menjelaskan jenis-jenis ekosistem.
    • Menguraikan detail interaksi, rantai makanan, jaring makanan, dan daur materi.
    • Merangkum kembali konsep ekosistem.
    • Menerapkan pemahaman untuk menganalisis ekosistem di lingkungan sekitar.

    C. Langkah-Langkah Pembelajaran (berbasis Teori Elaborasi)

    1. Penyajian Gambaran Umum (Epitome)
      • Guru membuka pelajaran dengan pertanyaan: “Apa yang kalian pahami tentang hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya?”
      • Guru memberikan gambaran umum ekosistem: komponen biotik dan abiotik.
    2. Elaborasi (Pengembangan Subkonsep)
      • Guru menjelaskan jenis-jenis ekosistem (darat, air, buatan).
      • Siswa diberi contoh nyata (ekosistem hutan, sawah, sungai).
    3. Detail (Pendalaman Materi)
      • Guru menjelaskan lebih dalam: rantai makanan, jaring makanan, piramida energi, daur biogeokimia.
      • Siswa membuat diagram rantai makanan pada ekosistem sekitar sekolah.
    4. Rangkuman (Summarizer)
      • Guru bersama siswa menuliskan poin inti di papan: komponen, interaksi, aliran energi.
      • Siswa menyusun ringkasan singkat dalam kelompok.
    5. Sintesis (Synthesizer / Aplikasi)
      • Siswa melakukan mini proyek: observasi taman sekolah, lalu menganalisis komponen biotik dan abiotik serta aliran energi di dalamnya.
      • Presentasi kelompok: hasil analisis ekosistem nyata.

    D. Penilaian

    1. Pengetahuan: Tes singkat (uraian) tentang konsep ekosistem.
    2. Keterampilan: Peta konsep rantai makanan/jaring makanan.
    3. Sikap: Kerja sama dalam kelompok dan kepedulian lingkungan.

    E. Sumber Belajar

    • Buku teks Biologi SMA kelas X
    • Lingkungan sekolah (lapangan, taman, kolam)
    • Media presentasi (slide, video ekosistem)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan