Tahap Elaborasi dalam Pembelajaran sesuai prinsip
teori elaborasi Charles Reigeluth :
📘 Tahap Elaborasi dalam
Pembelajaran
1. Penyajian Gambaran Umum (Epitome)
- Guru
memberikan kerangka besar/topik utama secara sederhana.
- Tujuannya
agar siswa punya peta konsep awal sebelum masuk detail.
- Contoh:
“Ekosistem adalah hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.”
2. Elaborasi
- Guru
memperluas gambaran umum dengan subkonsep atau kategori.
- Menambahkan
contoh yang relevan dan dekat dengan kehidupan siswa.
- Contoh:
menjelaskan jenis ekosistem (darat, air, buatan).
3. Detail
- Guru
masuk ke rincian teknis, aturan, prosedur, atau konsep mendalam.
- Tahap
ini menuntut penjelasan sistematis, latihan soal, atau eksplorasi lebih
lanjut.
- Contoh:
menjelaskan rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan daur biogeokimia
dalam ekosistem.
4. Rangkuman (Summarizer)
- Guru
menegaskan kembali poin-poin utama.
- Berfungsi
memperkuat ingatan dan menata struktur pengetahuan.
- Contoh:
“Ekosistem memiliki komponen biotik dan abiotik, berinteraksi melalui
aliran energi dan daur zat.”
5. Sintesis (Synthesizer)
- Guru
menghubungkan semua detail ke dalam kerangka utuh.
- Dihubungkan
dengan konteks nyata atau aplikasi praktis.
- Contoh:
siswa diminta menganalisis ekosistem di lingkungan sekitar dan membuat
laporan.
CONTOH TAHAP ELABORASI DALAM PEMBELAJARAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri …
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X / Genap
Topik : Ekosistem
Alokasi Waktu : 2 x 45 menitA. Kompetensi Dasar (KD)
- Mengidentifikasi
komponen ekosistem dan interaksi antar komponen.
- Menganalisis
aliran energi dan daur materi dalam ekosistem.
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui pembelajaran elaboratif, siswa dapat:
- Menyebutkan
komponen ekosistem secara umum.
- Menjelaskan
jenis-jenis ekosistem.
- Menguraikan
detail interaksi, rantai makanan, jaring makanan, dan daur materi.
- Merangkum
kembali konsep ekosistem.
- Menerapkan
pemahaman untuk menganalisis ekosistem di lingkungan sekitar.
C. Langkah-Langkah Pembelajaran (berbasis Teori Elaborasi)
- Penyajian
Gambaran Umum (Epitome)
- Guru
membuka pelajaran dengan pertanyaan: “Apa yang kalian pahami tentang
hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya?”
- Guru
memberikan gambaran umum ekosistem: komponen biotik dan abiotik.
- Elaborasi
(Pengembangan Subkonsep)
- Guru
menjelaskan jenis-jenis ekosistem (darat, air, buatan).
- Siswa
diberi contoh nyata (ekosistem hutan, sawah, sungai).
- Detail
(Pendalaman Materi)
- Guru
menjelaskan lebih dalam: rantai makanan, jaring makanan, piramida energi,
daur biogeokimia.
- Siswa
membuat diagram rantai makanan pada ekosistem sekitar sekolah.
- Rangkuman
(Summarizer)
- Guru
bersama siswa menuliskan poin inti di papan: komponen, interaksi, aliran
energi.
- Siswa
menyusun ringkasan singkat dalam kelompok.
- Sintesis
(Synthesizer / Aplikasi)
- Siswa
melakukan mini proyek: observasi taman sekolah, lalu menganalisis
komponen biotik dan abiotik serta aliran energi di dalamnya.
- Presentasi
kelompok: hasil analisis ekosistem nyata.
D. Penilaian
- Pengetahuan:
Tes singkat (uraian) tentang konsep ekosistem.
- Keterampilan:
Peta konsep rantai makanan/jaring makanan.
- Sikap:
Kerja sama dalam kelompok dan kepedulian lingkungan.
E. Sumber Belajar
- Buku
teks Biologi SMA kelas X
- Lingkungan
sekolah (lapangan, taman, kolam)
- Media
presentasi (slide, video ekosistem)
- Mengidentifikasi
komponen ekosistem dan interaksi antar komponen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan