Selasa, 14 Oktober 2025

PIDATO DEKAN FKIP USWIM DALAM YUDISIUM MAHASISWA TAHUN AKADEMIK 2025 - 2026



PIDATO DEKAN FKIP DALAM YUDISIUM 2025

14 Oktober 2025.

Marilah Kita Panjatkan Puji Dan Syukur Ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Karena Atas Kasih Dan Penyertaan-Nya, Hari Ini Kita Dapat Berkumpul Dalam Suasana Penuh Sukacita, Untuk Melaksanakan Yudisium Bagi Calon Wisudawan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire.

Hari Ini Bukan Sekadar Seremoni Akademik, Melainkan Momentum Untuk Meneguhkan Tekad Bahwa Ilmu Pengetahuan Yang Telah Diperoleh Hendaknya Menjadi Pelita Yang Menerangi Jalan Pengabdian Bagi Sesama.

Dengan Penuh Rasa Syukur, Izinkan Saya Melaporkan Bahwa Pada Yudisium Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Hari Ini, Meluluskan 49 Sarjana Baru Yang Akan Di Kukuh Hari Ini, Yang Terdiri Atas :

1.           Program Studi Pendidikan Matematika Sebanyak 2 Orang Mahasiswa Dengan Menyelesaikan Beban Studi 146 Sks,

2.           Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Sebanyak 5 Orang Dengan Menyelesaikan Beban Studi 146 Sks Dan

3.           Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sebanyak 42 Orang Dengan Menyelesaikan Beban Studi 148 Sks.

Atas Nama Fakultas, Saya Menyampaikan Selamat Dan Apresiasi Setinggi-Tingginya Kepada Seluruh Peserta Yudisium.

Perjalanan Panjang Yang Telah Saudara-Saudari Tempuh Bukanlah Hal Yang Mudah—Setiap Tetes Keringat, Setiap Malam Belajar, Setiap Hari Kekampus Dan Setiap Tantangan Yang Dilalui Adalah Bagian Dari Proses Pembentukan Diri Menjadi Pendidik Sejati.

Seperti Pepatah Bijak Mengatakan, “Berakit-Rakit Ke Hulu, Berenang - Renang Ke Tepian; Bersakit - Sakit Dahulu, Bersenang - Senang Kemudian.”

Hari Ini Adalah Tepian Dari Perjuangan Itu, Tempat Di Mana Usaha Bertemu Dengan Hasil, Dan Kerja Keras Berbuah Kebahagiaan.

Yudisium Bukanlah Akhir Dari Perjalanan, Melainkan Awal Dari Tanggung Jawab Yang Lebih Besar. Sebagai Lulusan Sarjana Pendidikan, Anda Memikul Amanah Mulia: Menjadi Pendidik Yang Tidak Hanya Menguasai Teori, Tetapi Juga Memiliki Kebijaksanaan, Keteladanan, Dan Kepekaan Sosial.

Gelar Sarjana Pendidikan Yang Anda Diraih Hari Ini Bukan Sekedar Simbol Prestasi Akademik, Melainkan Panggilan Untuk Menjawab Tantangan Masa Depan.

Perkembangan Teknologi Informasi Yang Cepat Dan Serba Instan Menjadi Ujian Tersendiri Bagi Guru Masa Depan. Kita Dituntut Untuk Terus Belajar, Beradaptasi, Dan Berkolaborasi Dalam Era Digitalisasi Pendidikan.Ingatlah, Pendidikan Masa Kini Bukan Lagi Bersifat Manual, Tetapi Telah Bertransformasi Ke Arah Digital. Karena Itu, Anda Bukan Sarjana Manual, Melainkan Sarjana Digital Yang Siap Membawa Perubahan Di Dunia Pendidikan. Guru Masa Kini Tidak Cukup Hanya Menguasai Materi Pelajaran, Tetapi Juga Harus Berpikir Kritis, Kreatif, Mampu Berkomunikasi, Berkolaborasi, Serta Memiliki Empati Sosial Yang Tinggi.Gunakan Teknologi Bukan Untuk Menggantikan Peran Guru, Tetapi Untuk Memperkuat Makna Pembelajaran Dan Menjangkau Lebih Banyak Anak-Anak Papua.Jadikan Teknologi Sebagai Sarana Untuk Menanamkan Nilai, Menginspirasi Semangat Belajar, Dan Menumbuhkan Karakter Generasi Muda.

Sebagai Calon Guru Profesional, Peganglah Prinsip-Prinsip Sebagai Berikut:

1.           Pembelajaran Aktif : Jadikan Siswa Sebagai Pusat Kegiatan Belajar Melalui Diskusi, Proyek, Dan Kegiatan Kreatif.

2.           Pendekatan Saintifik Dan Inkuiri: Bimbing Siswa Untuk Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar, Dan Mengomunikasikan Hasil Belajarnya.

3.           Pembelajaran Diferensiasi: Setiap Anak Unik Dan Berhak Belajar Sesuai Dengan Potensinya.

4.           Mengintegrasikan Teknologi Dengan Kearifan Lokal: Gunakan Teknologi Selaras Dengan Budaya Papua, Agar Pendidikan Mencerdaskan Sekaligus Menanamkan Akar Budaya.

Guru Bukan Sekadar Profesi, Melainkan Panggilan Jiwa — Menjadi Dirimu Bagaikan Pelita Yang Menuntun Generasi Muda Menuju Cahaya Pengetahuan Dan Kebenaran.

Fkip Uswim Nabire Senantiasa Berkomitmen Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Kemitraan Strategis  Menjalin Kerja Sama Dengan Berbagai Perguruan Tinggi Lain Di Tanah Papua Dan Diluar Tanah Papua Di Indonesia Dan Juga Fkip Uswim Membangun Kemitraan Dengan Unicef Australia Dalam Menciptakan Sinergi Antara Kekuatan Lokal Dan Jejaring Global Dalam Membangun Pendidikan Yang Inklusif Dan Berdaya Saing.

Fkip Juga Berkomitmen Menjalin Kerja Sama Dengan Pemerintah Daerah Dalam Membangun Gerakan Intelektual, Moral, Dan Sosial Guna Memperkuat Kapasitas Calon Guru Dan Dosen. Kami Percaya, Pendidikan Adalah Investasi Terbesar Bagi Masa Depan Papua Tengah.

Kemenangan Dalam Bidang Olahraga Mungkin Meninggalkan Piala Dan Medali, Namun Kemenangan Pada Pendidikan Akan Melahirkan Investasi Generasi Emas Papua Yang Berilmu Dan Berkarakter.

Fkip Sebagai Rumah Kependidikan, Menempatkan Tempat Untuk Menyiapkan Tenaga Kependidikan Yang Prioritas Pada Pelatihan Calon Guru Profesional Melalui Modul Pembelajaran Kontekstual. Modul Yang Mengintegrasikan Kearifan Lokal, Pendidikan Karakter, Serta Pendekatan Yang Relevan Dengan Kehidupan Masyarakat Papua.

Para Yudisium  Fkip Uswim Kami Mohon Selalu Berusaha Memahami Konsep Dasar Kurikulum, Pedagogi, Diferensiasi, Literasi-Numerasi, Dan Asesmen Sebagai Dasar Untuk Memberantas Buta Aksara Dan Memperkuat Kompetensi Belajar Siswa.

Pendidikan Bukan Hanya Tentang Menambah Pengetahuan, Tetapi Juga Menyalakan Harapan Masa Depan Bagi Seluruh Masyarakat.

Oleh Karena Itu, Calon Guru Harus Kreatif, Inovatif, Dan Kritis, Namun Tetap Berpijak Pada Nilai Sosial Dan Budaya Papua.

Sebagaimana Pepatah Mengatakan:

“Ilmu Tanpa Amal Ibarat Pohon Tanpa Buah.”

Maka Tugas Saudara-Saudari Sebagai Guru Adalah Menumbuhkan Buah Pengetahuan Itu Dalam Diri Peserta Didik — Menjadikan Mereka Generasi Yang Berpikir Kritis, Kreatif, Dan Berkarakter.

Para Peserta Yudisium Orang Tua  Dan Hadirin Yang Saya Banggakan,

Keberhasilan Sejati Tidak Diukur Dari Gelar Yang Disandang, Tetapi Dari Manfaat Yang Dapat Diberikan Kepada Sesama. Teruslah Belajar, Belajar, Belajar Dan Belajar Dimanapun Anda Mengabdi, Dan Selalu Ber-Inovasi Demi Kemajuan Pendidikan Serta Masa Depan Generasi Muda Bangsa.

Jadilah Guru Yang Literat, Reflektif, Dan Menginspirasi. Seperti Pepatah Bijak Mengatakan:

“Di Mana Bumi Dipijak, Di Situ Langit Dijunjung.”

Peganglah Nilai-Nilai Lokal Dengan Teguh, Namun Bukalah Diri Terhadap Pengetahuan Global Agar Menjadi Jembatan Kemajuan Bagi Anak-Anak Papua.

Saya Menyampaikan Terima Kasih Yang Sebesar-Besarnya Kepada Seluruh Dosen Dan Tenaga Kependidikan Fkip Uswim Nabire Atas Dedikasi Dan Pengabdiannya.

Ucapan Terima Kasih Juga Saya Sampaikan Kepada Para Orang Tua Dan Keluarga Dari Para Yudisum Hari Ini Atas Kepercayaan Dan Dukungannya Sehingga Kami Sama-Sama Menyaksikan Keberhasilan Mereka Pada Yudisium Hari Ini.

Akhirnya, Kepada Seluruh Peserta Yudisium Fkip Uswim Nabire Tahun Akademik 2025 - 2026, Saya Ucapkan Selamat Atas Keberhasilan Anda.

Semoga Anda Menjadi Pendidik Yang Ber Integritas, Ber Ilmu, Dan Ber Hati Nurani.

Ingatlah, Bahwa

“Pendidikan Bukan Sekadar Mengisi Gelas Dengan Air, Tetapi Menyalakan Api Dalam Jiwa.”

“Pendidikan Bukan Sekadar Mempelajari Fakta, Tetapi Melatih Pikiran Untuk Berpikir.”

“Guru Sejati Tidak Hanya Mengajar, Tetapi Menyalakan Semangat Belajar.”

“Guru Yang Baik Membuka Pikiran, Menyentuh Hati, Dan Menginspirasi Jiwa.”

Kami, Keluarga Besar Fkip Uswim Nabire, Telah Menyalakan Api Itu Dalam Diri Anda.

Maka Pergilah, Dan Teruslah Menyalakan Api Itu — Api Semangat, Api Cinta, Dan Api Pengabdian — Demi Masa Depan Pendidikan Di Tanah Papua Yang Lebih Terang. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Senantiasa Menuntun Setiap Langkah Kita Semua.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan