Kamis, 02 Oktober 2025

Contoh Penerapan Teori Elaborasi Pada mata pelajaran Biologi

Contoh  penerapan Teori Elaborasi pada mata pelajaran Biologi.
Saya ambil contoh topik Ekosistem (SMP/SMA).

📘 Contoh Penerapan Teori Elaborasi dalam Biologi – Topik Ekosistem

1. Gambaran Umum (Epitome)

Guru memulai dengan menjelaskan pengertian ekosistem secara sederhana:

  • Ekosistem = hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungan (abiotik).
  • Contoh singkat: kolam ikan (ada air, tanaman, ikan, cahaya matahari).

2. Elaborasi

Materi diperluas dengan jenis-jenis ekosistem:

  • Ekosistem darat (hutan, padang rumput, gurun).
  • Ekosistem air (sungai, laut, danau).
  • Ekosistem buatan (sawah, akuarium).

3. Detail

Masuk ke rincian yang lebih kompleks:

  • Komponen ekosistem: produsen, konsumen, dekomposer.
  • Rantai makanan, jaring-jaring makanan, piramida energi.
  • Aliran energi & daur biogeokimia (misalnya: daur air, karbon, nitrogen).

4. Rangkuman (Summarizer)

Guru menegaskan poin-poin utama:

  • Ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik.
  • Ada berbagai jenis ekosistem (darat, air, buatan).
  • Energi mengalir melalui rantai makanan dan daur ulang zat penting.

5. Sintesis (Synthesizer)

Peserta didik diajak menghubungkan semua konsep dengan kehidupan nyata:

  • Studi lapangan: mengamati ekosistem di taman sekolah atau sungai sekitar.
  • Proyek sederhana: membuat laporan rantai makanan di sawah.


pada bagan penerapan Teori Elaborasi di topik Biologi (Ekosistem) seperti pada gambar di atas:

1. Ekosistem (Topik Utama)

Topik yang akan dipelajari adalah ekosistem. Guru menetapkan fokus pembelajaran supaya siswa tahu ruang lingkup materi.

2. Gambaran Umum (Epitome)

Guru memberikan penjelasan paling sederhana dulu:

  • Ekosistem = hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dan lingkungan (abiotik).
  • Contoh: kolam ikan, taman sekolah, atau akuarium.

Tahap ini membuat siswa punya peta besar sebelum masuk ke detail.

3. Elaborasi

Materi diperluas dengan pengenalan jenis-jenis ekosistem:

  • Ekosistem darat (hutan, padang rumput, gurun).
  • Ekosistem air (laut, sungai, danau).
  • Ekosistem buatan (sawah, akuarium, kebun).

4. Detail

Tahap detail berisi komponen dan proses dalam ekosistem:

  • Komponen: produsen, konsumen, dekomposer.
  • Rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida energi.
  • Daur biogeokimia: daur air, karbon, nitrogen.

5. Rangkuman (Summarizer)

Guru merangkum inti pembelajaran agar siswa mengingat struktur utamanya:

  • Ekosistem = gabungan komponen biotik dan abiotik.
  • Jenis ekosistem beragam (darat, air, buatan).
  • Energi dan materi mengalir melalui rantai makanan dan daur ekologi.

6. Sintesis (Synthesizer)

Tahap akhir: siswa diajak menghubungkan materi dengan kehidupan nyata.

  • Observasi langsung ekosistem di lapangan (misalnya sungai/taman).
  • Proyek: membuat laporan rantai makanan.
  • Diskusi: dampak aktivitas manusia (deforestasi, pencemaran) terhadap keseimbangan ekosistem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan