Contoh penerapan Teori
Elaborasi pada mata pelajaran Biologi.
Saya ambil contoh topik Ekosistem (SMP/SMA).
📘 Contoh Penerapan Teori
Elaborasi dalam Biologi – Topik Ekosistem
1. Gambaran Umum (Epitome)
Guru memulai dengan menjelaskan pengertian ekosistem secara
sederhana:
- Ekosistem
= hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungan
(abiotik).
- Contoh
singkat: kolam ikan (ada air, tanaman, ikan, cahaya matahari).
2. Elaborasi
Materi diperluas dengan jenis-jenis ekosistem:
- Ekosistem
darat (hutan, padang rumput, gurun).
- Ekosistem
air (sungai, laut, danau).
- Ekosistem
buatan (sawah, akuarium).
3. Detail
Masuk ke rincian yang lebih kompleks:
- Komponen
ekosistem: produsen, konsumen, dekomposer.
- Rantai
makanan, jaring-jaring makanan, piramida energi.
- Aliran
energi & daur biogeokimia (misalnya: daur air, karbon, nitrogen).
4. Rangkuman (Summarizer)
Guru menegaskan poin-poin utama:
- Ekosistem
terdiri dari komponen biotik dan abiotik.
- Ada
berbagai jenis ekosistem (darat, air, buatan).
- Energi
mengalir melalui rantai makanan dan daur ulang zat penting.
5. Sintesis (Synthesizer)
Peserta didik diajak menghubungkan semua konsep dengan
kehidupan nyata:
- Studi
lapangan: mengamati ekosistem di taman sekolah atau sungai sekitar.
- Proyek
sederhana: membuat laporan rantai makanan di sawah.
pada bagan penerapan Teori Elaborasi di topik Biologi
(Ekosistem) seperti pada gambar di atas:
1. Ekosistem (Topik Utama)
Topik yang akan dipelajari adalah ekosistem. Guru
menetapkan fokus pembelajaran supaya siswa tahu ruang lingkup materi.
2. Gambaran Umum (Epitome)
Guru memberikan penjelasan paling sederhana dulu:
- Ekosistem
= hubungan timbal balik antara makhluk hidup (biotik) dan
lingkungan (abiotik).
- Contoh:
kolam ikan, taman sekolah, atau akuarium.
Tahap ini membuat siswa punya peta besar sebelum masuk ke
detail.
3. Elaborasi
Materi diperluas dengan pengenalan jenis-jenis ekosistem:
- Ekosistem
darat (hutan, padang rumput, gurun).
- Ekosistem
air (laut, sungai, danau).
- Ekosistem
buatan (sawah, akuarium, kebun).
4. Detail
Tahap detail berisi komponen dan proses dalam ekosistem:
- Komponen:
produsen, konsumen, dekomposer.
- Rantai
makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida energi.
- Daur
biogeokimia: daur air, karbon, nitrogen.
5. Rangkuman (Summarizer)
Guru merangkum inti pembelajaran agar siswa mengingat
struktur utamanya:
- Ekosistem
= gabungan komponen biotik dan abiotik.
- Jenis
ekosistem beragam (darat, air, buatan).
- Energi
dan materi mengalir melalui rantai makanan dan daur ekologi.
6. Sintesis (Synthesizer)
Tahap akhir: siswa diajak menghubungkan materi dengan
kehidupan nyata.
- Observasi
langsung ekosistem di lapangan (misalnya sungai/taman).
- Proyek:
membuat laporan rantai makanan.
- Diskusi:
dampak aktivitas manusia (deforestasi, pencemaran) terhadap keseimbangan
ekosistem.
