Kamis, 02 Oktober 2025

Contoh Penerapan Teori Elaborasi Pada mata pelajaran Matematika

Contoh Penerapan Teori Elaborasi untuk mata pelajaran Matematika dengan topik Pecahan.

📘 Alur Penerapan Teori Elaborasi pada Topik Pecahan

1. Gambaran Umum (Epitome)

Guru menjelaskan konsep dasar pecahan sebagai “bagian dari keseluruhan.”

  • Contoh: sebuah pizza dibagi 4, jika diambil 1 maka itu adalah ¼.
  • Tujuannya agar siswa memahami makna pecahan secara sederhana.

2. Elaborasi

Materi diperluas dengan memperkenalkan jenis-jenis pecahan:

  • Pecahan biasa (⅓, ¾)
  • Pecahan campuran (2 ½)
  • Pecahan desimal (0,25; 0,5)
  • Pecahan persen (25%, 50%)

3. Detail

Masuk ke operasi pecahan:

  • Penjumlahan & pengurangan pecahan sejenis dan tidak sejenis
  • Perkalian pecahan
  • Pembagian pecahan
  • Mengubah bentuk pecahan (biasa → desimal → persen)

4. Rangkuman

Guru membuat catatan ringkas:

  • Pecahan = bagian dari keseluruhan
  • Ada 4 bentuk pecahan utama (biasa, campuran, desimal, persen)
  • Operasi pecahan mengikuti aturan tertentu

5. Sintesis

Menghubungkan konsep dengan aplikasi nyata:

  • Menggunakan pecahan dalam resep masakan (½ kg gula, ¾ liter minyak)
  • Menghitung persentase diskon di toko (30% dari Rp 50.000)
  • Membandingkan hasil pertandingan (misalnya: ⅔ kemenangan dari total 9 pertandingan).

Contoh lain: Aljabar (kelas VIII SMP)

  1. Gambaran Umum: Aljabar = cara menyatakan masalah matematika dengan huruf (x, y).
  2. Elaborasi: Bentuk sederhana → bentuk aljabar lebih kompleks (suku, koefisien, variabel).
  3. Detail: Operasi aljabar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pemfaktoran, persamaan linear).
  4. Rangkuman: Ringkasan aturan operasi aljabar.
  5. Sintesis: Aplikasi aljabar pada masalah sehari-hari, misalnya menghitung harga barang jika x = harga satuan, atau memecahkan soal cerita.

Dengan cara ini, materi matematika tidak langsung dilempar ke rumus, tapi dimulai dari gambaran besar → dielaborasi → detail → disimpulkan → dihubungkan dengan kehidupan nyata.