Elaborasi adalah proses
memperluas dan merinci suatu ide, informasi, atau gagasan untuk membuatnya
lebih mendalam, jelas, dan bermakna, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan
daya ingat. Kegiatan ini bisa dilakukan dengan menambahkan detail, contoh,
alasan, analogi, atau menghubungkan informasi baru dengan pengetahuan yang
sudah ada.
Tujuan Elaborasi
- Memperjelas dan Memperdalam Pemahaman:
Membantu pembaca atau pendengar
untuk memahami suatu konsep secara lebih mendalam dan komprehensif.
- Menghindari Kesalahpahaman:
Dengan detail yang lebih banyak,
ide akan lebih jelas dan mengurangi potensi adanya tafsir yang salah.
- Memperkuat Argumen:
Memberikan bukti, contoh, dan
penjelasan pendukung untuk memperkuat argumen atau penjelasan.
- Meningkatkan Daya Ingat:
Membantu memindahkan informasi
dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang dengan menciptakan hubungan
antara informasi baru dan yang sudah diketahui.
Fungsi Elaborasi
- Dalam Pembelajaran:
Siswa aktif menggali pengetahuan
mereka sendiri, menghubungkan informasi baru dengan pengalaman sebelumnya, dan
memahami materi secara lebih kritis.
- Dalam Tulisan:
Mengilustrasikan ide dengan
detail untuk meningkatkan kualitas tulisan dan membantu pembaca
memvisualisasikan informasi.
- Dalam Penelitian:
Membutuhkan pemahaman yang
mendalam dan cermat terhadap suatu kejadian untuk mengembangkan pengetahuannya.
Contoh Kalimat Elaborasi
- Kalimat biasa: "Belajar itu
penting."
- Setelah elaborasi: "Belajar sangat
penting untuk masa depan kita, karena dengan ilmu pengetahuan, kita dapat
memperoleh pekerjaan yang lebih baik, menciptakan inovasi, dan
berkontribusi positif bagi masyarakat."