Sabtu, 02 Agustus 2025

Elaborasi

Elaborasi adalah proses memperjelas atau memperdalam suatu ide, informasi, atau konsep dengan memberikan rincian, contoh, atau penjelasan lebih lanjut. Dalam konteks pembelajaran, elaborasi mendorong siswa untuk aktif terlibat dalam pengembangan pemahaman mereka sendiri. 

Secara lebih rinci, elaborasi dapat diartikan sebagai: 

  • Pengembangan detail:

Menambahkan informasi, contoh, atau penjelasan yang lebih spesifik untuk memperjelas suatu ide atau konsep. 

  • Penyimpulan konsep:

Membantu peserta didik dalam menyimpulkan suatu konsep ilmu secara cermat dan mendalam. 

  • Pengayaan ide:

Menambahkan rincian atau uraian pada suatu objek, ide, atau situasi agar menjadi lebih menarik dan bermakna. 

  • Peningkatan pemahaman:

Membantu audiens memahami suatu topik atau konsep dengan lebih baik dan menyeluruh. 

Dalam pembelajaran, elaborasi dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti:

  • Memberikan contoh konkret dan spesifik: Contoh-contoh ini membantu siswa untuk memahami konsep secara lebih nyata. 
  • Menjelaskan dengan rinci dan terperinci: Penjelasan yang detail membantu siswa untuk memahami setiap aspek dari suatu konsep. 
  • Menggunakan analogi atau perumpamaan: Analogi dan perumpamaan dapat membantu siswa menghubungkan konsep baru dengan sesuatu yang sudah mereka pahami. 
  • Membuat visualisasi: Visualisasi seperti gambar atau diagram dapat membantu siswa memahami konsep yang kompleks. 
  • Menambahkan informasi yang relevan: Informasi tambahan yang relevan dapat memperkaya pemahaman siswa. 
  • Mengajukan pertanyaan: Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dapat merangsang pemikiran kritis siswa dan membantu mereka untuk menggali lebih dalam. 

Dengan melakukan elaborasi, informasi yang disampaikan menjadi lebih jelas, mudah dipahami, dan bermakna bagi siswa. Elaborasi juga dapat meningkatkan daya ingat siswa terhadap informasi tersebut