BAB 8 PERENCANAAN PEMBELAJARAN TIK DI SEKOLAH DASAR
Capaian Pembelajaran Bab 8
Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu:
- Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka.
- Menyusun modul ajar berbasis TIK sesuai karakteristik peserta didik SD.
- Mengintegrasikan TIK ke dalam perencanaan pembelajaran secara efektif.
- Merumuskan tujuan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).
- Menyusun instrumen penilaian pembelajaran berbasis TIK.
8.1 Analisis Kurikulum CP dan ATP
A. Pengertian Capaian Pembelajaran (CP)
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan. Dalam Kurikulum Merdeka, CP menjadi acuan utama dalam merancang proses pembelajaran.
CP berfungsi sebagai:
- Pedoman pengembangan tujuan pembelajaran.
- Acuan penyusunan ATP.
- Dasar penyusunan modul ajar.
- Dasar pelaksanaan asesmen.
Pada pembelajaran TIK di SD, CP tidak hanya menekankan penguasaan teknologi, tetapi juga pengembangan literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi.
Karakteristik CP
- Berorientasi kompetensi.
- Fleksibel sesuai konteks sekolah.
- Berpusat pada peserta didik.
- Menyebutkan Profil Pelajar Pancasila.
- Mendukung pembelajaran berdiferensiasi.
B. Pengertian Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis untuk mencapai CP.
ATP membantu guru dalam:
- Mengurutkan materi.
- Menyusun strategi pembelajaran.
- Menentukan asesmen yang sesuai.
- Mengembangkan modul ajar.
Komponen ATP
- Capaian Pembelajaran.
- Tujuan Pembelajaran.
- Materi Pembelajaran.
- Aktivitas Pembelajaran.
- Asesmen.
C. Langkah Analisis CP Menjadi ATP
1. Mengidentifikasi Kompetensi Utama
Guru menilai CP untuk menemukan kompetensi inti yang harus dicapai.
Contoh:
CP:
Peserta didik mampu menggunakan perangkat digital secara aman dan bertanggung jawab.
Kompetensi utama:
- Mengenali perangkat digital.
- Mengoperasikan perangkat digital.
- Menggunakan internet secara aman.
2. Menentukan Tujuan Pembelajaran
Tujuan disusun secara bertahap dari mudah ke kompleks.
Contoh:
- Mengidentifikasi fungsi komputer.
- Mengoperasikan perangkat komputer sederhana.
- Memanfaatkan internet untuk mencari informasi.
3. Menyusun Urutan Pembelajaran
Urutannya disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik.
Contoh ATP:
| Minggu | Tujuan Pembelajaran |
|---|---|
| 1 | Mengenali perangkat komputer |
| 2 | Mengidentifikasi fungsi perangkat |
| 3 | Mengoperasikan komputer sederhana |
| 4 | Menggunakan aplikasi dukungan |
| 5 | Mengenali internet sehat |
D. Pentingnya Analisis CP dan ATP dalam Pembelajaran TIK
Analisis CP dan ATP membantu guru:
- Menentukan arah pembelajaran.
- Menghindari tumpang tindih materi.
- Menjamin ketercapaian kompetensi.
- Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswa.
8.2 Penyusunan Modul Ajar Berbasis TIK
A. Pengertian Modul Ajar
Modul terbuka adalah dokumen pembelajaran yang berisi rencana kegiatan belajar secara lengkap untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Modul ajar berbasis TIK memanfaatkan teknologi digital sebagai:
- Media pembelajaran.
- Sumber belajar.
- Sarana komunikasi.
- Alat evaluasi.
B. Komponen Modul Ajar
1. Informasi Umum
Meliputi:
- Identitas sekolah
- Mata pelajaran
- Fase/Kelas
- Alokasi waktu
2. Kompetensi Awal
Menjelaskan kemampuan yang telah dimiliki peserta didik.
3. Profil Pelajar Pancasila
Contoh:
- Bernal kritis
- Kreatif
- Mandiri
- Gotong royong
4. Sarana dan Prasarana
Contoh:
- Laptop
- Komputer
- Proyektor LCD
- Internet
5. Tujuan Pembelajaran
Dirumuskan berdasarkan ATP.
6. Kegiatan Pembelajaran
- Pendahuluan
- Inti
- penutup
7. Penilai
- Diagnostik
- Formatif
- Sumatif
C. Prinsip Penyusunan Modul Ajar Berbasis TIK
- Berpusat pada peserta didik.
- Kontekstual.
- Fleksibel.
- Interaktif.
- Memanfaatkan teknologi secara optimal.
D. Contoh Aktivitas Modul Ajar Berbasis TIK
Tema:
"Mengenal Internet Sehat"
Kegiatan:
- Menonton video edukatif.
- Diskusi kelompok melalui aplikasi digital.
- Membuat poster digital.
- Presentasi hasil karya.
8.3 Integrasi TIK dalam RPP/Modul Ajar
A. Konsep Integrasi TIK
Integrasi TIK adalah proses memasukkan informasi teknologi dan komunikasi ke dalam seluruh tahapan pembelajaran.
TIK dapat digunakan sebagai:
- Sumber belajar
- Media belajar
- Alat komunikasi
- Alat evaluasi
B. Model Integrasi TIK
1. TIK Sebagai Objek Pembelajaran
Peserta didik mempelajari teknologi itu sendiri.
Contoh:
- Mengenali komputer.
- Mengenali internet.
2. TIK Sebagai Alat Belajar
Teknologi digunakan untuk membantu pembelajaran.
Contoh:
- Pembelajaran video.
- Presentasi digital.
3. TIK Sebagai Lingkungan Belajar
Pembelajaran dilakukan dalam lingkungan digital.
Contoh:
- LMS
- Google Classroom
- Platform Merdeka Mengajar
C. Tahapan Integrasi TIK
Perencanaan
Guru menentukan:
- Tujuan penggunaan TIK.
- Media yang digunakan.
- Aktivitas pembelajaran.
pelaksanaan
Peserta didik menggunakan teknologi untuk belajar.
Evaluasi
Guru efektivitas penggunaan TIK.
D. Contoh Integrasi TIK dalam Pembelajaran SD
Materi:
Siklus Air
Aktivitas:
- Menonton animasi siklus air.
- Diskusi kelompok.
- Membuat peta konsep digital.
- Mengerjakan kuis online.
8.4 Penyusunan Tujuan Pembelajaran Berbasis HOTS
A. Memahami HOTS
Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yang melibatkan:
- Analisis (Menganalisis)
- Evaluasi (Mengevaluasi)
- Kreasi (Menciptakan)
HOTS merupakan bagian penting dalam pembelajaran abad ke-21.
B. Karakteristik Tujuan Pembelajaran HOTS
- Menuntut berpikir kritis.
- Menuntut pemecahan masalah.
- Menutut kreativitas.
- Menuntut pengambilan keputusan.
C. Taksonomi Bloom Revisi
| Tingkat | Kategori |
|---|---|
| C1 | mengingat |
| C2 | ... |
| C3 | penerapan |
| C4 | Menganalisis |
| C5 | Meng |
| C6 | Mencipta |
HOTS berada pada level:
- C4
- C5
- C6
D. Langkah Menyusun Tujuan HOTS
Langkah 1
Menentukan kompetensi yang akan dicapai.
Langkah 2
Memilih kata kerja operasional HOTS.
Contoh:
- Menganalisis
- Membandingkan
- Menilai
- Merancang
- sebuah
Langkah 3
Merumuskan tujuan pembelajaran.
Contoh:
“Peserta didik mampu menganalisis dampak penggunaan internet terhadap kehidupan sehari-hari secara kritis.”
Contoh lain:
“Peserta didik mampu merancang poster digital tentang keamanan berinternet secara kreatif.”
E. Contoh Tujuan HOTS pada Pembelajaran TIK
- Menganalisis manfaat teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengevaluasi informasi yang ditemukan di internet.
- Merancang produk digital sederhana.
- Membuat presentasi berbasis multimedia.
8.5 Penyusunan Instrumen Penilaian
A. Pengertian Instrumen Penilaian
Instrumen penilaian adalah alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.
Penilaian dalam pembelajaran TIK harus mengukur:
- Pengetahuan
- Kemampuan
- Sikap
B. Prinsip Penyusunan Instrumen
- Sah.
- Terpercaya.
- Objektif.
- Praktis.
- Transparan.
C. Jenis Instrumen Penilaian
1. Tes Tertulis
Contoh:
- Pilihan ganda
- Orang Isian
- Uraian
2. Tes Praktik
Contoh:
- Mengoperasikan komputer.
- Membuat presentasi.
3. Observasi
Digunakan untuk menilai sikap dan aktivitas peserta didik.
4. Penugasan
Contoh:
- Membuat poster digital.
- Membuat video sederhana.
5. Portofolio
Kumpulan karya peserta didik selama proses pembelajaran.
D. Contoh Rubrik Penilaian Proyek TIK
Tugas: Membuat Poster Digital Internet Sehat
| Aspek | Skor 1 | Skor 2 | Skor 3 | Skor 4 |
|---|---|---|---|---|
| Isi | Tidak sesuai | Kurang sesuai | Sesuai | Sangat cocok |
| Kreativitas | Rendah | Cukup | Baik | Sangat baik |
| Desain | Kurang menarik | Cukup menarik | Menarik | Sangat menarik |
| Ketepatan Informasi | Banyak kesalahan | Beberapa kesalahan | Hampir benar | Sangat benar |
E. Pemanfaatan TIK dalam Penilaian
Guru dapat menggunakan:
- Formulir Google
- Quizizz
- Kahoot!
- Dinding Kata
- Lembar kerja langsung
Keunggulan penilaian berbasis TIK:
- Lebih cepat.
- Hasil otomatis.
- Analisis data mudah.
- Meningkatkan motivasi belajar siswa.
- Mendukung pembelajaran interaktif.
Rangkuman Bab
- Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) menjadi dasar perencanaan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka.
- Modul ajar berbasis TIK dirancang untuk memanfaatkan teknologi sebagai media, sumber, dan sarana pembelajaran.
- Integrasi TIK harus direncanakan secara sistematis dalam kegiatan pembelajaran.
- Tujuan pembelajaran berbasis HOTS mendorong kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi peserta didik.
- Instrumen penilaian harus mampu mengukur aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara komprehensif.
- Pemanfaatan aplikasi digital membantu guru melaksanakan asesmen yang lebih efektif, efisien, dan akurat.
Latihan dan Refleksi
Soal Diskusi
- Mengapa analisis CP dan ATP penting dalam penyusunan modul ajar berbasis TIK?
- Bagaimana strategi mengintegrasikan TIK pada pembelajaran di SD yang memiliki keterbatasan fasilitas?
- menjelaskan perbedaan tujuan pembelajaran LOTS dan HOTS.
- Mengapa penilaian praktik penting dalam pembelajaran TIK?
- Bagaimana penggunaan platform digital dapat meningkatkan kualitas asesmen pembelajaran?
Tugas Proyek
Susunlah sebuah modul terbuka berbasis TIK untuk siswa Sekolah Dasar dengan komponen:
- Analisis CP dan ATP
- Tujuan Pembelajaran HOTS
- Kegiatan Pembelajaran Berbasis TIK
- Asesmen Formatif dan Sumatif
- Rubrik Penilaian
Tugas disusun sesuai format Kurikulum Merdeka dan dipresentasikan dalam bentuk dokumen digital.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Berikan Tanggapan