Rabu, 21 Mei 2025

AUKI TEKEGE - Tokoh Gereja Katolik di Papua Tahun 1930-an



MENGENAL AUKI TEKEGE

AUKI TEKEGE adalah ; Salah satu tokoh penting dalam sejarah Gereja Katolik di Papua, khususnya di wilayah Meuwodide, Papua Tengah. AUKI TEKEGE  dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam menerima dan memperkenalkan agama Katolik di wilayah tersebut.

Pada tahun 1930-an, Pastor Tilemans, seorang misionaris Katolik, tiba di wilayah Meuwodide dan diterima oleh  ; AUKI TEKEGE. Penerimaan ini menandai awal dari proses evangelisasi dan penyebaran agama Katolik di wilayah Meuwodide itu sendiri.

Auki Tekege adalah seorang tokoh adat yang memainkan peran penting dalam sejarah gereja Katolik di wilayah Timika, khususnya dalam penyebaran agama Katolik di daerah Mapia. Beliau membantu Mgr. Tillemans dan rombongannya dari OFM dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh adat dari berbagai daerah, menggunakan Paroki Modio sebagai titik awal pertemuan pada tahun 1936. Auki Tekege juga menjadi tokoh yang disambut baik oleh masyarakat Mapiha ketika misionaris Belanda pertama kali datang pada tahun 1940. Meskipun misionaris tidak langsung membaptis, mereka menawarkan pembangunan di daerah tersebut, yang diterima dengan baik oleh Auki Tekege dan masyarakat setempat. 

ELABORASI:

PERAN AUKI TEKEGE:

Auki Tekege dikenal sebagai tokoh adat yang berperan penting dalam pertemuan antara tokoh-tokoh gereja Katolik dengan masyarakat adat di daerah Timika.

PENYEBARAN AGAMA KATOLIK:

Auki Tekege membantu proses penyebaran agama Katolik di daerah Mapiha dengan menerima dan memfasilitasi kedatangan misionaris serta pembangunan yang mereka tawarkan.

PAROKI MODIO:

Paroki Modio menjadi tempat pertemuan awal antara misionaris dan tokoh-tokoh adat di bawah pimpinan Auki Tekege.

PENERIMAAN MISIONARIS:

Masyarakat Mapiha, dengan Auki Tekege sebagai tokoh utamanya, menerima baik kehadiran misionaris Belanda pada tahun 1940.

PEMBANGUNAN DI MAPIHA:

Misionaris menawarkan pembangunan di Mapiha, dan hal ini diterima baik oleh Auki Tekege dan masyarakat setempat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Berikan Tanggapan